
Agen Sbobet - Berkedok bisnis warung kopi di Jalan Timbul IV, Jagakarsa, TS menjajakan belasan ABG kepada lelaki hidung belang. Prostitusi berkedok warung kopi ini ternyata sudah beroperasi selama dua tahun. TS menetapkan tarif yang rata-rata sama antara remaja yang satu dengan lainnya.
"Tarifnya Rp 300.000-400.000. Pelaku biasanya menghubungi pelanggan jika sudah anak datang ke warung kopinya," ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari di Polsek Jagakarsa, Jumat (11/3), Seperti yang dilansir oleh Agen Sbobet Hokbet88.net
TS mengaku pendapatan itu dibagi dua dengan ABG yang dijajakan. Tak jarang pendapatan yang diterima ABG disunat terlebih dulu. Dari pengakuan tersangka pendapatannya tidak menentu tergantung pelanggan.
Dia menjelaskan, proses perekrutan ABG. TS hanya menghubungi satu orang remaja dengan iming-iming mendapat tambahan uang jajan. Remaja tersebut akhirnya mengajak teman-temannya yang lain. Tak kalah mengejutkan, dari 16 ABG yang dijajakannya, sembilan diantaranya pernah dieksploitasi sendiri oleh tersangka yang merupakan duda beranak satu.
"Korban saling memberikan informasi kepada teman-temannya. Pelaku tidak mempromosikan mereka lewat media sosial tetapi menghubungi para pelanggannya lewat telepon," lanjut dia.
Korban rata-rata berusia 15-16 tahun. Para ABG ini biasa nongkrong di warung kopi milik TS usai pulang sekolah. Mereka baru pulang ke rumah selepas maghrib.
"Ada yang masih sekolah dan yang putus sekolah. Kalau yang masih sekolah pulang mainnya baru pulang sekolah paling sampai magrib mereka baru pulang ke rumah. Tidak beroperasi 24 jam," papar dia.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa memory card berkapasitas 4GB. Memory card itu berisi foto korban. Polisi juga menyita 2 buah kondom, uang tunai Rp 700.000. TS dijerat pasal 76i Yo Pasal 88 UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 200 juta.
Agen Sbobet Hokbet88.net


0 komentar:
Posting Komentar